Hubungan Kadar Asam Urat Dengan Kualitas Tidur Pada Lansia Di Desa Dukuhseti Pati

Main Article Content

Galia Wardha Alvita
Noor Faidah
Fuji Vindias Tutik

Abstract

ABSTRAK


Salah satu masalah metabolisme pada pasien paliatif dengan usia lanjut adalah tidak stabilnya kadar Asam urat hal ini merupakan penyakit degeneratif yang sering memunculkan gejala tidak nyaman berupa nyeri yang dirasakan di seluruh persendian dan mempengaruhi pasien untuk mendapatkan kondisi rileks. Susahnya pasien paliatif untuk mendapatkan kondisi relaksasi merupakan penyebab utama mereka tidak memiliki kualitas tidur dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar asam urat dengan kualitas tidur pada lansia di Desa Dukuhseti. Penelitian ini menggunakan desain korelatif analitik. Teknik sampling menggunakan purposive sampling sebesar 53 lansia. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling yaitu lansia berusia 60 tahun keatas dengan memiliki riwayat kadar asam urat tinggi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden yaitu 67,9% memiliki kadar asam urat yang sangat tinggi (>9mg/dl) dan memiliki kualitas tidur yang kurang yaitu sebesar 60,4 %. Untuk uji dengan menggunakan Chi square menunjukkan hasil p-value 0,02 (p-value <0.05). maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kadar asam urat dengan kualitas tidur pada lansia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi umum yang berkaitan dengan kondisi ketidaknyamanan pasien paliatif usia lanjut berupa terganggunya kualitas tidur yang disebabkan oleh ketidakstabilan masalah metabolisme khususnya kadar asam urat yang tinggi. Selain itu, temuan dari penelitian ini diharapkan bisa memberikan saran bagi penyedia layanan kesehatan setempat supaya labih aktif dalam menemukan penyebab ketidaknyamanan pada pasien paliatif usia lanjut sehingga dapat sebagai acuan dalam perencanaan program untuk peningkatkan pelayanan kesehatan lansia secara efektif


 

Article Details

Section
Articles