Pengaruh Health Education Tentang Pemberian Kolostrum Pada 1 Jam Pertama Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil

Main Article Content

Ratih Indah Kartikasari

Abstract

ABSTRAK


 


Kolostrum atau susu jolong yang keluar pertama kali sering dibuang karena masih dianggap kotoran ASI, sehingga masih banyak ibu  yang memberikan susu formula bagi bayinya  padahal kolosotrum banyak mengandung gizi dan zat kekebalan bagi tubuh (Bahiyatun, 2009). Masalah  penelitian ini adalah masih tingginya ibu yang tidak mengerti tentang kolostrum. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh Health Education  (HE) tentang pemberian kolostrum pada 1 jam pertama terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil.


Desain penelitian ini adalah Pra Eksperiment dengan pendekatan One Grup Pratest-Postest Design. Sampelnya sebanyak 27 orang dengan teknik simple random sampling. Variabel independent pemberian Health Education tentang kolostrum dan variabel dependent pengetahuan ibu hamil. Instrumen yang digunakan adalah SAP, leaflet dan lembar kuesioner. Analisa data menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test dengan taraf signifikan 0,05.


Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan HE hampir seluruh (81,5%) ibu hamil memiliki pengetahuan kurang tentang pemberian kolostrum pada 1 jam pertama, dan setelah diberikan HE lebih dari sebagian (59,3%) berpengetahuan cukup. Hasil Wilcoxon Sign Rank Test didapatkan p= 0,001 dimana p<0,05. Maka H1 diterima artinya ada pengaruh HE tentang pemberian kolostrum pada 1 jam pertama terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil.


Melihat dari hasil penelitian, maka HE sangat penting diberikan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam pemberian kolostrum pada bayi terutama pada 1 jam pertama, sehingga bayi terjamin untuk mendapatkan ASI eksklusif serta mengurangi angka kesakitan maupun kematian pada bayi.


Kata kunci : Health Education, Pengetahuan, Kolostrum

Article Details

Section
Articles